Prinsip.....pernahkah kita berprinsip atau berjanji dengan diri sendiri? lantas apa yang akan dilakukan jika kita melanggar prinsip hidup yang telah kita sepakati dengan diri senidir? sebelumnya apakah kalian pernah berfikir mengenai prinsip yang terkadang kenapa kita membuat n ya jika pada akhirnya ini hanya menyusahkan diri sendiri?
Prinsip..... apakah itu prinsip?
Prinsip adalah suatu pernyataan fundamental atau kebenaran umum maupun individual yang dijadikan oleh seseorang/ kelompok sebagai sebuah pedoman untuk berpikir atau bertindak.
Sebuah prinsip merupakan roh dari sebuah perkembangan ataupun
perubahan, dan merupakan akumulasi dari pengalaman ataupun pemaknaan
oleh sebuah obyek atau subyek tertentu. prinsip seringkali dijadikan acuan untuk kita menjalani hidup ini. seringkali kita berprinsip terhadap hal yang aneh, misalnya saja kita berprinsip bahwa kita tidak ingin balik lagi dengan mantan, tapi saat kita gagal move on kita malah termakan oleh prinsipnya sendiri dan balik lagi menjalin hubungan dengan mantan pacar.
sobat bloggers, tulisan saya kali ini sebetulnya tentang isi hati saya yang lama bergelut dengan prinsip. konflik batin yang tak henti menghantui setiap saat dihidup saya, saya ingin meringankan beban batin ini dengan membagi kisah kepada sobat bloggers semua. saya pernah berprinsip dalam hidup bahwa saya tidak akan pernah jatuh cinta pada sahabat sendiri, tetapi setelah masuk masa-masa SMA saya termakan oleh prinsip dalam hidup saya. awal masa-masa SMA saya bersahabat dengan banyak lawan jenis dan itu biasa-biasa saja, memasuki taahun ke dua saya merasa nyaman dengan seorang laki-laki yang saya sudah angggap menjadi sahabat saya, lama waktu bergulir saya semakin dekat dan timbullah perasaan itu, perasaan yang tak seharusnya datang dan menghancurkan prinsip yang telah susah payah saya pertahankan. keadaan nya tidak semudah itu sobat bloggers, mungkin kalian berfikir ungkapkan saja perasaan dan semuanya akan baik, tapi pada nyatanya dia telah memiliki seorang kekasih yang dia cintai sejak kelas X, tetapi mereka baru mengikrarkan hubungan pada saat kelas XI, pasti kalian berfikir "apa susahnya mengungkapkan, kan tidak minta pacaran, hanya sebatas menenangkan hati dan meluapkan beban yang ada" tapi perlu kalian ketahui bahwasannya dia (laki-laki itu) pernah disukai oleh sahabat ku(wanita) yang lain, mana mungkin aku menikamnya dengan belati? kini aku tak bisa berbuat apa-apa selain mencurahkan segala beban batin yang menyelimuti ini di dalam tulisan blog pribadiku, aku harap orang yang aku maksud di dalam tulisan ini tak pernah membacanya, karena aku takut peasaan ini akan merusak seluruh persahabatan yang susah payah kita perthankan, tapi aku bertekad untuk mengungkapkan rasa, iya aku harus mengungkapkannya, tapi nanti ketika aku dan dia tak lagi ada pada bangunan sekolah yang sama. Tentang rasa ini biar aku pendam, aku tak peduli sesakit apa. yang aku tahu aku menikmati setiap kebersamaan dan rasa nyaman yang dia berikan saat bersama ku. ingin sekali aku tulis nama lelaki itu, sayang seribu sayang itu hanya ada dalam angan.
Tulisan ini aku dedikasikan untuk sahabat ku, yang tak seharusnya aku cintai lebih dari seorang sahabat.
Dari wanita pemendam rasa cinta, rindu, dan cemburu. untuk mu MR.A http://http://id.wikipedia.org/